Sabtu, 21 Februari 2015

SAJAK SEEKOR KUPU-KUPU KECIL 1 Karya Slamet Priyadi


Image "Hyang Semar" (Foto: Google)
Hyang Semar
SAJAK SEEKOR KUPU-KUPU KECIL 1
Karya: Slamet Priyadi

Ada seekor kupu-kupu kecil mungil terbang berputar
Menari layang gemulai lalu hinggap di wayang Semar
Hias dinding ruang tamu rumah yang tak begitu besar
Aku tak peduli dengan kupu-kupu kecil yang ke sasar
Sebab sedang asyik saksikan pertandingan sepak bola
Antara  Persija  Indonesia  melawan  PDRM Malaysia
Yang akhirnya Persija menang dengan score satu-dua

Saat makan  kue Bugis, dan reguk seteguk kopi manis
Hangatkan badan  saat cuaca malam dingin menggrigis
Kupu-kupu kecil itu berputar sebentar di atas kepalaku
Hinggap di wayang Semar, matanya menatap kearahku

Aku pun mulailah peduli dan bertanya-tanya dalam hati
Kenapa  kupu-kupu  kecil  itu  sampai hinggap  dua kali
Di  sosok tokoh wayang “Sanghyang Semar”  idola hati
Setelah  terbang  berputar-putar di  atas  kepalaku  tadi?
Seakan  tunjukkan kepadaku tentang siapa tokoh Semar

Menyadari  semua itu,  aku segera beranjak dari bangku
Berjalan ke  arah wayang  Semar di  sebelah foto diriku
Aku ambil wayang Semar, kupu-kupu kecil keluar berlalu
Aku tatap wajah wayang Semar yang nampak lugu dan lucu
Wajah Semar berwarna putih dan badan Semar berwarna hitam
Dua warna simbol kehidupan alam marcapada, alam keduniawian
Selalu hidup berdampingan, saling isi dalam harmoni keseimbangan
 Alam kehidupan manusia, kehidupan hewan, dan tumbuh-tumbuhan

Di alam kehidupan manusia, ada akal dan budi jika mampu memiliki
Mengelola,  memelihara, mengejawantahkannya dengan laku terpuji
Maka  Dia akan  jadikan kita sejatinya manusia, manusia yang sejati
Manusia  yang  penuh  mawas diri, tak mengumbar nafsu dan ambisi
Yang tutur kata dan bicaranya bisa dipercaya menjadi penyejuk jiwa
Yang perilakunya bisa digugu dan ditiru,  satu dalam sikap dan kata
Akan tetapi yang banyak terjadi akal dan budi saling berjalan sendiri
Akal hanya jadi sarana kendaraan untuk umbar nafsu angkara murka
Berperilaku munafik untuk memintari, menipu, membohongi sesama
Hilanglah kehambaannya, sirna harga diri lenyaplah kemanusiaannya

Ada sang guru mencabuli muridnya, sebab tak mampu menahan birahi
Banyak para  ibu membunuh bayinya, karena malu hamil di luar nikah
Para  penegak hukum  kehilangan muka karena menjual almamaternya
Para  pendawah kehilangan marwahnya karena kitab tak lagi acuannya
Para politikus sirnakan kejuangannya sebab ambisinya kedudukan saja
Para pejabat sikat  uang  rakyat,  korupsi pun merajalela di mana-mana
Di setiap lini dan instansi dari hulu hingga ke hilir semua nyaris terlibat
Budi tak lagi jadi kendali sebab dibebani beban nafsu yang kiat berkarat
Ketika kantuk sengat mataku, aku hanya bisa lihat gambar-gambar suram
Bergerak kian-kemari seperti rumbai-rumbai malam yang semakin kelam
Ku kembalikan  wayang Semar ke tempat semula sanding dengan fotoku
Dalam kesadaran yang samar, wayang Semar sepertinya bicara kepadaku:
“Wahai Aden cucuku, janganlah sampai lupa, dan salah dalam melangkah
Akal budi jadikanlah ageman hidup, yakin dan percaya kepada TUHAN!”

Bumi Pangarakan, Bogor
Senin, 30 Desember 2013 01:24 WIB

2 komentar:

  1. Wahai Aden cucuku, janganlah sampai lupa, dan salah dalam melangkah
    Akal budi jadikanlah ageman hidup, yakin dan percaya kepada TUHAN!

    BalasHapus
  2. Syukur Alhamdulillah di tahun ini Saya mendapatkan Rezeki yg berlimpah sebab sudah hampir 9 Tahun Saya bekerja di (SINGAPORE) tdk pernah menikmati hasil jeripaya saya karna Hutang keluarga Sangatlah banyak namun Akhirnya, saya bisa terlepas dari masalah Hutang Baik di bank maupun sama Majikan saya di Tahun yg penuh berkah ini,
    Dan sekarang saya bisa pulang ke Indonesia dgn membawakan Modal buat Keluarga supaya usaha kami bisa di lanjutkan lagi,dan tak lupa saya ucapkan Terimah kasih banyak kepada MBAH SURYO karna Beliaulah yg tlah memberikan bantuan kepada kami melalui bantuan Nomor Togel jadi sayapun berhasil menang di pemasangan Nomor di SINGAPORE dan menang banyak
    Jadi,Bagi Teman yg ada di group ini yg mempunyai masalah silahkan minta bantuan Sama MBAH SURYO dgn cara tlp di Nomor ;082-342-997-888 percaya ataupun tdk itu tergantung sama anda Namun inilah kisa nyata saya

    BalasHapus