Sabtu, 05 Januari 2019

"JERAT PERANGKAP SANG IBLIS DURJANA" By Ki Slamet 42

Blog Ki Slamet : "Sajak Puisi Ki Slamet 42"
Minggu, 06 Januari 2019 - 05:32 WIB

Image:" Iblis Goda Adam dan Hawa" (Foto:Google)
Iblis Goda Adam dan Hawa
“JERAT PERANGKAP SANG IBLIS DURJANA”
By Ki Slamet 42

Sumpah Iblis sesatkan adam dan keturunannya
Agar terjerumus ke dalam kubang lumpur dosa
Maka dengan berbagai muslihat dan tipu daya
Iblis pun hasutlah Adam dan isterinya Siti Hawa

Suatu ketika atas seizin Allah ia masuk ke sorga
Lihat Adam dan Siti Hawa rasakan lapar dahaga
Maka Iblis pun menghasut Adam dan Siti Hawa
Makanlah buah khuldi yang ada di hadapannya:

“Wahai Adam,  janganlah hanya kau tatapi saja
Buah khuldi yang ada di pohon, makan segera
Aku tahu kau dan istrimu sedang lapar dahaga
Buah itu rasanya manis kandung banyak aqua!

Jika kau dan istrimu segera memakannya maka
Rasa lapar dan dahagamu segeralah akan sirna
Ayo Adam, apa kau tak kasihan pada Siti Hawa
Yang sedang lapar dan haus makanlah segera!”

Adam tahu buah khuldi itu pasti sedap rasanya
Tapi Allah telah larang keras ‘tuk memakannya
Maka ia tiada mau memetik dan memakannya
Iblis kecewa tapi dia terus berupaya merayunya

Suatu ketika ia mendekati Adam seraya berkata:
“Wahai Adam, apa kamu sudah tahu, mengapa
Allah itu amatlah melarang keras kalian berdua
Untuk memakan buah khuldi? itu semata-mata

Karena Allah tidak menghendaki kalian berdua
Menjadi Malaikat dan abadilah di dalam sorga!”
Iblis pun terus melanjutkan jerat perangkapnya:
“Adam percayalah sungguh aku tidak berdusta!”

Dengarlah bujuk rayu Iblis yang terus berupaya
Bujuk Adam dan isterinya nampaknya gagal jua
Adam tetap kokoh dan kuat pada pendiriannya
Ia tiadalah mau turuti rayuan sang Iblis durjana

Tetapi Iblis terus bujuk Adam dengan tipu daya
Suatu saat ketika Adam dan isterinya Siti Hawa
Sedang rehat lepas lelah di dalam taman sorga

Iblis datang membujuk Adam dan Siti Hawa:
“Hai Adam dan Siti Hawa, percaya kata saya,
Sesungguhnya cuma golongan Malaikat saja
Yang diizinkan memakan buah khuldi karena

Buah itu buat Malaikat hidup selama-lamanya
Tak alami kematian abadilah di dalam sorga!”
Adam mulailah tertarik dengan kata tipu daya
Iblis, maka Iblis pun melanjutkan kata-katanya:

“Hai Adam dan Hawa, sesungguhnyalah saya
Dengar rahasia Allah sebelum kalian tercipta
Bahwa kalian berdua tak hidup lama di sorga
Sebentar ini nyawa kalian akan diambil-Nya!

Karenanya, makanlah buah khuldi itu segera
Agar kalian hidup kekal ‘tuk selama-lamanya
Buah khuldi itu amat lezat dan segar rasanya
Enak dimakan sebagai pelepas lapar dahaga!

Jika kalian tak mau mendengar nasehat saya
Pasti kalian akan menyesal selama-lamanya!”
Ditambah rasa lapar dan dahaga tiada terkira
Akhirnya, terpengaruh juga Adam dan Hawa

Pohon khuldi itu dihampiri Adam dan hawa
Lalu buahnya yang ranum undanglah selera
Itu dipetik Adam dan Hawa lalu dimakannya
Mereka lupalah dengan perintah Tuhannya

Maka Allah pun berfirman kepada mereka:
“Bukankah Aku telah melarang kalian berdua
Untuk mendekati pohon itu dan Aku berkata
Sesungguhnya syetan musuhmu yang nyata.”

Betapa Adam dan Hawa menyesal tiada terkira
Sebab setelah makan buah khuldi itu auratnya
 Terbuka sehingga mereka bertelanjanglah raga
Adam dan Hawa berlarian tiada tentu arahnya

Akhirnya Adam dan Hawa menyadari dosanya
Seraya menutupi tubuhnya dengan daun sorga
Menyesali perbuatan yang telah dilakukannya:
“Ya Allah Tuhan kami, kami telah menganiaya

Melanggarlah perintah-Mu karena terkena
Bujuk Iblis jika Kau tak ampuni kami berdua
Niscaya kami ini masuk golongan berdosa,
Maka berilah rahmat kepada kami berdua!”

Doa Adam dan Hawa diterima Allah Ta’ala
Tetapi atas pelanggaran mereka, keduanya
Menerima hukuman dikeluarkan dari sorga
 Jadilah penghuni bumi di alam marcapada

Sabtu, 05 Januari 2019 – 16:00 WIB
—SP42—
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar