Rabu, 11 Maret 2015

"Gelora Rasa Itu Tekad Baja" Karya Slamet Priyadi

Image "Denmas Priyadi" ( Foto: SP )
Denmas Priyadi
GELORA RASA ITU TEKAD BAJA
Karya Slamet Priyadi

Saat kau hadir  mengukir  jiwa kisruh
Itu nyalakan kenang lama yang  luruh
Yang tak pernah lagi pernah berlabuh
Layarpun bagai kembang tak bersauh

Di dalam kasih yang terus bertumbuh
Serasa aku ini tak lagi bisa bersimpuh
Sebab  dirimu pun telah semakin jauh
Sementara aku pun tak mau mengeluh

Meski  semua itu ‘lah membuat luruh
Dalam kebisuan yang semakin pupuh
Aku tak mau segala pikir ini merapuh
Dan, hidup ini akan tetap aku tempuh

Gelora adalah tekad baja yang kukuh
Rasa  adalah cita yang harus dikayuh
Gelora rasa di jiwa tak bolehlah luluh
Tetaplah dijaga  dan teruslah tumbuh

Bumi Pangarakan, Bogor
Selasa, 10 Maret 2015 - 22:10 WIB

Sabtu, 07 Maret 2015

Guntur Menjelegur Lidah Petir Menjulur Karya Slamet Priyadi


Image "Lidah Petir Menjulur
Lidah petir menjulur


GUNTUR MENJELEGUR  LIDAH PETIR MENJULUR
Karya: Slamet Priyadi




Gema nan keras gelegar pertala itu usik marcapada

Tegur keras  alam saksikan sikap perilaku manusia
Yang tak lagi berunggah-ungguh kedepankan etika
Hanya  mengumbar nafsu  syahwat,  nafsu angkara

Yang  digugu  dan  ditiru pun lenyapkan rasa malu
Yang digdaya sakti dan kuasa cengkeramkan kuku
Pancanakanyapun membenam semakin mendalam
Menusuk jantung masyarakat kecil bernasib kelam

Molekul-molekul kecil itu bergerak kian melemah
Hanya bisa melangkah gontai, lunglai terasa lelah
Kalah, kalah,  lagi-lagi kalah, dan terus saja kalah
Sebab selalu ditekan, diancam haruslah mengalah

Jegur bunyi guntur, lidah petir menjulur bawa bala
Mangsa  segala  angkara  murka lewat mala petaka
Banjir,  tanah  longsor,  gempa bumi yang melanda
Hancurkan, musnahkan segala yang ada di marcapada

Alam kini telah murka tak mau lagi diperdaya manusia
Tamak, serakah, birahi tiada terkendali, penuh angkara
   Yang  jauh  dari  sifat jujur dan adil,  jauh dari sifat utama   
Pemarah tak mau kalah,  seperti sifatnya  Rahwana Raja

Bumi Pangarakan, Bogor
minggu, 08 Maret 2015 - 10:56 WIB