Jumat, 04 Januari 2019

"MAKA ALLAH PUN CIPTA IBU MANUSIA" By Ki Slamet 42

Blog Ki Slamet : Sajak Puisi Ki Slamet 42
Jumat, 04 Januari 2019 - 19:07 WIB

Image "Buah Kuldi" (Foto: Google)
Buah Khuldi

“MAKA ALLAH PUN CIPTA IBU MANUSIA”
By Ki Slamet 42

Terkisahlah Allah ajarkan kepada Adam di sorga
Nama-nama benda yang ada di muka bumi loka
Pengetahuan pokok yang kelak akan dipakainya
Dalam pelihara aturlah bumi di alam marcapada

Maka,  Allah berfirman kepada Malaikat semua:
“Sebutlah nama benda itu kepadaku semuanya!”
“Maha Sucilah Engkau Ya Allah, Maha Pencipta
 Hanyalah Engkau yang mengetahui segalanya!”

Demikianlah jawab malaikat dengan takzimnya
Allah berfirman kepada Adam,  seraya berkata:
“Adam, beritahulah kepada Malaikat semuanya
Nama semua benda-benda yang ada di dunia!”

Adam pun sebut nama-nama benda itu semua
Sehingga para Malaikat pun hormat kepadanya
Maka Allah berfirman kepada Malaikat semua :
“Bukankah sudah kukatakan kepadamu semua,

Bahwa, Aku sangat mengetahui segala rahasia
Yang berada di langit dan bumi alam semesta
 Aku lebih tahu dari yang tidak kau ketahuinya!”    
Demikianlah firman Allah pada Malaikat semua

Demi mendengar firman Allah, maka seketika
Para Malikat pun mengagungkan dan memuja
Allah, dan mereka menghormati Adam karena
Adam lebih tahu dari yang tidak diketahuinya

Lalu Allah pun memberikan Adam sebuah loka
Yang damai, indah, nan permai bernama Sorga
Di mana segala kebutuhan hidup telah tersedia
Ada taman bunga dan buah yang lezat rasanya

Adam pun berjalan-jalan dengan senangnya
Berkeliling telusuri kebun dan taman bunga
Tapi Adam tiada teman maka sunyilah terasa
Adam pun merasa amatlah kesepian jadinya

Padahal setiap hewan yang berada di Sorga
Dilihatnya miliki pasangan hidup semuanya
Rasa sepi buat Adam lelah dan tidur jadinya
Ia pulas di bawah pohon nan lebat daunnya

Di saat Adam tertidur, Allah pun cipta wanita
 Tuk Adam yang tercipta dari tulang rusuknya
Wanita sisihan Adam itu,  bernama Siti Hawa
Yang menjadi ibu manusia pertama di dunia

Ketika Adam terjaga bangunlah dari tidurnya
Adam terkejut,  lalu kucaklah kedua matanya
Dia tiada percaya ada wanita di sampingnya
Begitu teramatlah elok cantik rupa wajahnya

Adam pun bertanya: “Siapakah kau ini jelita,
Dan dari manakah?” Adam bertanya kepada
Wanita yang berada duduk  di  sampingnya
Hatinya berdegup keras tanda teramat suka

Wanita itu menjawab, sumeringah wajahnya:
“Aku ini Siti Hawa yang sengajalah Allah cipta
Hanyalah ‘tuk teman hidupmu semata-mata!”
Bahagialah hati Adam maka bersyukurlah dia

Ya, Adam ucap syukur kepada Sang Pencipta
Karena telah mengabulkanlah keinginannya
Menciptakanlah  pasangannya sehingga dia
Tak lagi rasakan sepi yang mendera hatinya

Adam dan Siti Hawa pun sepanjang harinya
Bersuka cita, berasyik-masuk di dalam sorga
Bolehlah menikmati apa saja yang disukainya
Satu yang tidak boleh, buah Khuldi namanya

Jumat, 04 Januari 2019 – 13:05 WIB
—SP42—
 

Rabu, 02 Januari 2019

"SUMPAH SERAPAH SANG IBLIS" By Ki Slamet 42

Blog Ki Slamet 42 : Sajak Puisi Ki Slamet 42
Kamis, 03 Jauari 2019 - 08:35 WIB
 
Image "Iblis goda Adam dan Hawa" (Foto: Google)
Iblis goda Adan dan Hawa
“SUMPAH SERAPAH SANG IBLIS”
By Ki Slamet 42

Setelah selesailah Allah jadikan semesta
Maka Allah berkenan mencipta manusia
Dari segumpal tanah yang ada di syurga
Kepada para malaikat Allah pun berkata:

“Hai malaikat, ketahuilah olehmu semua
Bahwa, Aku akan menciptakan manusia
Sebagai enghuni pengelola bumi loka!”
Maka para malaikat menjawab, katanya:

“Tuhanku! Kenapa Kau ciptakan manusia
Yang akan buat kerusakan di mayapada
Mereka akan saling bermusuhan semata
Sedang kami memujaMu tak hentinya?”

‘Tuk melenyapkanlah kekhawatiran rasa
Para malaikat, maka Allah lalu berkata :
“Sesungguhnyalah Aku mengetahui apa
Yang tidalah kamu ketahui selanjutnya!”

Mendengar Firman Allah begitu adanya
Para malaikat pun diam, hatinya berkata:
“Bukankah Allah mengetahui segalanya?
Ya Allah Engkaulah Sang Maha Pencipta!”

Kemudian, Allah pun ciptakan manusia
 Dari tanah liat dan lumpur hitam warna
Kemudian dimasukkan roh ke dalamnya
Seketika sosok Nabi Adam pun tercipta

Lalu, Allah perintah Malaikat semuanya
Tuk sujud hormat kepada Adam segera
Maka para Malaikat pun sujud seketika
Kepada Adam, beri selamat kepadanya

Ketika para Iblis diperintah bersujud juga
Mereka membangkang, serayalah berkata:
“Ya Tuhan, saya tercipta lebih baik darinya
Mengapa saya harus bersujud kepadanya?

Dia, Adam kau cipta darilah tanah semata
Sedang kami kau cipta dari api membara!”
Demikian jawab Iblis merasalah lebih mulia
Dari Adam yang tercipta dari tanah semata

Dengar jawaban para Iblis Allah pun murka
Maka Allah pun usirlah sang Iblis dari sorga:
“Wahai Iblis, keluarlah kamu sekarang juga
Dari sorgaku, terkutuklah kau selamanya!”

“Baik, Kau kutuk, dan Kau usir kami semua
Dari sorga-Mu karena Adam, itu kami rela
Namun kabulkan permintaan kami semua
Hidup kekal hingga kiamat di alam dunia!”

Allah kabulkan permohonan Iblis durjana
Mereka pun diberikanlah panjang usianya
Hingga sampai kelak hari kiamat pun tiba
Maka Iblis pun bersumpah seraya katanya:

“Ya Tuhan,  karena kau kutuk kami semua
Maka dengan seizin-Mu atas kami semua
Kami kan goda Adam serta keturunannya
Agar terjerumus ke dalam kubangan dosa

Demikian sumpah dari para  Iblis durjana
Yang bertekad teruslah selalu menggoda
Sesatkanlah Adam beserta keturunannya
Jadi mahluk ingkar kepada Sang Pencipta

Selasa, 01 Januari 2019 – 10:07 WIB
—SP42—
 

"MAKA ALLAH CIPTA ALAM SEMESTA" By Ki Slamet 42

Blog Ki Slamet : Sajak Puisi Ki Slamet 42
Kamis, 3 Januari 2019 - 06:25 WIB

Image "Alam Semesta" (Foto: Google)
Alam Semesta

Image "Malaikat" (Foto: Google)
Malaikat

Image "Iblis" ( Foto: Google)


“MAKA ALLAH CIPTA ALAM SEMESTA”

By Ki Slamet 42

Sebelum Adam manusia pertama tercipta
Allah berkenan menciptalah alam semesta
Langit dan bumi besertalah segala isinya
Gunung, laut, tumbuhan, flora dan fauna

Bulan dan bintang penerang malam hari
Juga  Matahari penerang bumi siang hari
Yang Allah cipta dalam waktu enam hari
Jutaanlah tahun turutlah hitungan insani

Allah Sang Maha Pencipta hanya berkata
“Kun”maka jadi apa yang dikehendakinya
Demikianlah proses ciptaan alam semesta
Tak usah dipikir mengacu logika manusia

Setelah Allah ciptakanlah langit dan bumi
Maka Allah pun menciptakan mahluk suci
Yang selalulah patuh tunduk dan berbakti
Ialah Malaikat yang tercipta dari Nur suci

Tiada sama sekali Malaikat itu miliki hawa
Tiada berjenis kelamin tiada lakukan dosa
Ia hidup di alam sendiri di alam ghaibnya
Yang tiadalah dapat dilihat oleh manusia

Setelah Allah ciptakan Makhluk nan suci
Maka Allah ciptakanlah makhluk dari api
Jin, Iblis, syetan yang selalu mengingkari
Perintah Sang Maha Pencipta Ilahi Rabbi

Mereka diciptakanlah dari api berkobaran
Berjenis kelamin ada pejantan perempuan
Jin ada yang ingkar dan patuh pada Tuhan
Jin ingkar dialah bernama Iblis dan Syetan

Kerjaan Iblis dan Syetan ajaklah manusia
Berbuat jahat agar jatuh ke lembah nista
Ajaklah manusia ‘tuk selalu berbuat dosa
Menjadilah teman sepenghuni di neraka

Awalnya Iblis syetan patuhlah pada Tuhan
Tapi karena bangganya pada asal ciptaan
Ia sampai berani tolaklah perintah Tuhan
Agar maulah dia bersujud kepada Adam

Senin. 31 Desember 2018 – 14:50 WIB
—SP42—