TUYUL BERGAJUL ITU KEMBALI MUNCUL
Karya Slamet Priyadi
Makhluk gaib si Tuyul bergajul itu
kembali muncul
Bertubuh kecil berperut buncit berkepala gundul
Dari lubang sumur terus melangkah masuk
rumah
Matanya membelalak merah seperti orang
marah
Di saat petang ba’da azan maghrib
berkumandang
Hari Kamis malam Jumat saat hujan gerimis
datang
Aku masih tetap tak peduli Tuyul itu
menggerayang
Masuki kamar belakang tempat aku rebah
selayang
Istriku tiada lihat si Tuyul itu, dia duduk saja tenang
Saksikan televisi berita DPRD dan
Gubernur perang
Argumentasi rasa benar sendiri dengan
hati berang
Sungguh satu tontonan yang buruk untuk di
tayang
Muak lihat tontonan yang cuma penuh
perdebatan
Aku matikan TV ganti putar lagu-lagu
religi rohanian
Tembang rohanian sirnakan wujud Tuyul
bergajulan
Yang gaib lenyap sirna seketika hilang lari
melayuan
Sementara aku dan istriku duduk rehat
berlonjoran
Pikir aku serasa stagnan seperti berjalan
tak karuan
Dalam keadaan pikir yang kosong muncul
kesadaran
Aku teringat pada uang gaji yang baru
saja kuberikan
Pada sang istri untuk belanja rumah tangga sebulan
Aku tanya sang istri apa gaji itu masih
utuh tersimpan
Saat dihitung ternyata uang gaji
berkurang satujutaan
Peristiwa ini mungkin mengada-ada hanyalah
karangan
Dan, itu bisa diterima karena tak
langsung mengalaminya
Namun,bagi para tetangga se kampung yang
pernah sama
Merasakan dan mengalaminya langsung
pastilah ia percaya
Tentang uang hilang secara gaib di tarik
sang tuyul bergajul
Sabtu, 07 Maret 2015 – 9:30 WIB
Slamet Priyadi di Bumi Pangarakan, Bogor


